Jinakan Ducati 2017, Lorenzo tak akan ubah gaya balapnya

1944095lorenzo-1511b780x390

Hallo Brosis sekalian , jika anda penikmat motogp sejati , pasti tahu lah siapa pembalap paling sruntulan dan pembalap paling halus bawa motor . Yap adalah Jorge Lorenzo pembalap motogp dengan gaya riding paling halus diantara semua pembalap motogp . Faktor yamaha kah ?? Tidak juga brosis , walau selama di motogp sembilan tahun hanya mengendarai yamaha , tapi Lorenzo juga terkenal halus membawa motor aprilia di kelas 250cc , lalu akankan Lorenzo mengubah gaya balap halusnya itu diatas Desmo GP17 ?????….

Image Ducati dikalangan pembalap motogp memang terkenal sebagai motor liar dan berkarakter hard , berbeda dengan motor motogp asal jepang seperti yamaha , honda dan Suzuki . Dilalah Lorenzo sendiri mengakui jika Ducati memang lebih menguras tenaga dibanding Yamaha , tapi untuk gaya riding doi sendiri mengaku tidak perlu mengubah itu .

“Saya yakin bahwa saya tidak akan mengubah gaya balap saya meskipun mengendarai Ducati, dan itu tidak akan berubah,” kata Lorenzo kepada Autosport.

“Saya dapat mengubah beberapa rincian kecil dan berkembang, tetapi motor tidak akan membuat saya mengubah gaya balap saya.

Saya tahu saya akan beradaptasi dengan Ducati, terlepas dari semuanya, saya tahu saya akan beradaptasi dengan cepat untuk itu, tapi saya tidak tahu seberapa cepat,” tegasnya

Dimotogp ducati memang terkenal sebagai motor dengan topspeed paling tinggi , walau terkenal dengan kelemahannya yaitu understeer , tapi sejak Desmo GP15 gejala understeer sudah mampu diatasi dengan baik oleh para insinyur Ducati . 2 Pembalap Ducati 2016 Andrea Ianone dan Andrea Dovisioso pun pernah mencicipi nikmatnya juara seri dengan Ducati yang lebih jinak .

063165400_1461415067-041416-top-10-lorenzo-ducati-01-rossi

Beda dengan era Rossi dan Stoner , Rossi selama di Ducati tidak kompetitif karena penyakit understeer Ducati , sedangkan Stoner sampai saat ini masih tercatat sebagai orang terahir yang mampu menjadi juara dunia dengan motor Ducati .

“Stoner lebih pendek dan lebih tipis dari saya, dengan massa otot yang juga lebih sedikit, namun ia dapat mengendalikan motor di semua tempat,” lanjut Lorenzo.

“Stoner tidak merasa lelah dan ia bisa menjaga kecepatan dengan konsisten sampai lap akhir. Jadi, itu tergantung pada karakter dan gaya balapnya,” pungkas Lorenzo.

Last akan kompetitifkah Lorenzo di Ducati , cocok kah gaya balapnya yang halus membawa motor motogp yang terkenal liar ini , apalagi musim 2017 perangkat winglet tidak boleh digunakan lagi . Kita lihat tunggu saja brosis gelaran motogp 2017 , mengingat Lorenzo juga berhasil peringkat ketiga saat test valensia dengan Ducati November 2016 Lalu…. 😀

073256600_1479291385-1a_h_53119217

 

Iklan

1 Comment

Silakan berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s