Musim 2017 Suzuki andalkan Ianone , Rins masih butuh belajar

Brosis sekalian , berbeda dengan Yamaha maupun Ducati yang masih menyisakan salah satu pembalap lamanya untuk bertarung di musim 2017 . Pada balapan musim depan ini Suzuki menggunakan 2 pembalap baru sekaligus , yaitu Andrea Ianone dan Alex Rins.


Hal ini dilakukan karena pembalap andalan mereka Vinales lebih memilih bergabung dengan Yamaha musim depan, sedangkan Aleix Espargaro tidak diperpanjang kontrak oleh Suzuki , karena mereka lebih tertarik untuk membina pembalap yang direkrut dari moto2 , Alex Rins di motogp seperti Vinales .

Padahal seperti kita tahu , langkah suzuki lebih memilih Rins tentu saja sangat berani  sekaligus berisiko, karena mereka tidak mempunyai pembalap lama yang  pasti berpengalaman dengan GSX RR dan bisa memberi input tentang motor GSX RR ke pembalap barunya . Hal ini berbeda dengan Ducati dan Yamaha yang masih mempertahankan pembalap lama mereka , Andrea Dovisioso dan Valentino Rossi .

Apalagi dengan sekarang suzuki kehilangan status concessions , yang artinya jatah bbm , mesin , serta pengembangan mesin , terbatas seperti honda dan yamaha.

“Untuk Iannone, kami berharap banyak kepadanya. Kami mengontraknya karena kami percaya ia bisa memberikan kemenangan untuk kami,” ujar Brivio, seperti disadur dari Speedweek, Minggu (18/12/2016).

“Dengan Rins, kami ingin ia melakukan apa yang sudah Maverick (Vinales) lakukan dengan kami. Ia masih harus belajar mengenai mesin MotoGP dan pengalaman kami akan membantunya,” terang Brivio.

Lewat manager tim suzuki David Bravio disini suzuki lebih memilih mengandalkan Ianone ketimbang Rins . Catatan Ianone saat test dengan GSX RR lebih tajam dibanding Rins . Ianone juga diharapkan memberi banyak masukan untuk Suzuki untuk lebih baik lagi di motogp masa mendatang, seperti kita tahu Ianone adalah pembalap top di atas desmosedisi . Secara DNA desmo dan Gsx Rr berbeda jauh dimana desmo menggunakan mesin berkonfigurasi V , maka di Suzuki Ianone membalap dengan mesin Inline . Mantan rider desmo ini termasuk cepat adaptasi di atas GSX .

“Kita raih hasil bagus bersama Andrea. Setelah kehilangan status concessions kami ingin menghemat hari testing untuk masa depan sehingga kami tidak mengijinkan dia geber motor lebih lama. Tujuan kami disini tidak untuk mengejar fastest lap namun mempersilahkan Iannone meningkatkan feelingnya diatas mesin GSX dan membantu kami untuk pengembangan selanjutnya…”tutur Brivio….

“Kita tidak mengembangkan mesin baru di 2017 dan hanya melakukan evolusi engine sekarang. feedback dari Iannone kami tampung….seluruh pengalamannya dicurahkan disana. Kami harus berterima kasih atas konstribusinya. Bersama test rider kita Tsuda kita fokus mengumpulkan data untuk pengembangan elektronik dimasa depan…”tutup Brivio….

Iklan

Silakan berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s